SitusNoka

Review Aplikasi Pendeteksi Virus Corona sedang menjadi peringkat pertama disitus pencarian dunia.

Ini dikarenakan wabah virus corona atau nCOV-2019 mulai menunjukkan tren peningkatan di negara-negara luar China.

Informasi interaktif mengenai perkembangan virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini bisa diakses dari berbagai situs yang menyediakan peta interaktif dan dasbor.

Aplikasi Pendeteksi Virus Corona

Menyajikan informasi virus corona dibelahan dunia.

Dengan bentuk dalam data juga secara visual sehingga lebih mudah dicerna oleh pengguna.

Ada sejumlah aplikasi, dasbor, dan peta di luar sana, Masing-masing memiliki keunggulan dan fitur tersendiri.

Berikut sejumlah peta dashbor yang bisa Anda gunakan ;

1. WHO

WHO telah menyediakan peta interaktif di situs mereka.

Peta interaktif milik Badan Kesehatan Dunia ini menunjukkan total kasus infeksi, jumlah kematian, dan negara yang terinfeksi.

Namun, data pada peta ini belum akurat secara maksimal pada kasus virus corona di Indonesia (khusus)

2. Healthmap

Peta ini dibuat oleh Mapbox dengan kolaborasi dengan OpenStreetMaps. Data yang ada di peta ini merupakan kontribusi dari berbagai pihak.

Tersedia animasi penyebaran virus corona SARS COV-2 mulai dari China hingga ke negara-negara suspect virus corona dan dunia.

Pengguna bisa melihat siapa saja yang menyumbang pembaruan data di peta ini dengan mengklik tulisan “Full list contributors” (daftar lengkap kontributor).

Healthmap dikembangkan oleh sekelompok peneliti, epidomiologis, dan pengembang software dari rumah sakit Boston Children. Kelompok ini kerap memberikan sumber informal secara online untuk ketika terjadi wabah.

Peta ini dibuat oleh Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins. Data pada peta ini dikumpulkan dari berbagai sumber, yakni WHO, US Centers for Disease Control and Prevention, National Health Commission of the People’s Republic of China, dan Dingxiangyuan, sosial media .

Tenaga medis yang menyediakan informasi kasus corona secara real time. Selain melihat keseluruhan kasus di seluruh dunia, lewat peta ini pengguna bisa melakukan perbesaran untuk menunjukkan jumlah kasus di negara tertentu.

Review Android ;

3. Peta John Hopkins

Menyajikan peta interaktif dari Universitas John Hopkins, Baltimore, Amerika Serikat, merupakan salah satu peta interaktif yang paling cepat melakukan pembaruan.

Data di peta ini bahkan lebih akurat dari peta digital milik WHO.

Ada juga grafik jumlah kasus yang terjadi di seluruh dunia berdasarkan tanggal.

Peta ini juga menyediakan pilihan untuk melihat data infeksi Covid-19 berdasarkan provinsi. Terutama detil provinsi yang terinfeksi di China.

Tersedia data dalam dasbor Organisasi Kesehatan Dunia di refresh setiap lima belas menit untukUpdate informasi yang akurat mengenai situasi terkini kasus corona di berbagai negara.

John Hopkins juga menyediakan grafik total yang terinfeksi di berbagai wilayah.

Aplikasi test suhu tubuh awal tangkal Corona

4. Nextstrain

NextStrain menyediakan data yang sangat teknis. Peta digital ini tak hanya menyediakan peta interaktif dan grafis seperti peta-peta lainnya.

Selain peta penyebaran virus, pengguna juga disuguhkan peta untuk memecah genom virus.

Peta ini memberikan penjabaran mengenai mutasi dari virus-virus tersebut sejak mulai muncul di Wuhan hingga menyebar ke seluruh dunia.

Data dari situs ini didapat dari GISAID. Ini adalah lembaga non-profit tempat berbagi data mengenai influenza di seluruh dunia. Badan kesehatan yang ikut menyumbang data di badan ini adalah Jerman, Singapura, Amerika Serikat, dan EpiFlu.

Berdasarkan data filogeni yang ada di situs ini, mutasi virus masih belum berubah banyak dari virus asli. Infeksi kepada manusia mulai nampak pada November hingga Desember 2019, sebelum akhirnya menular antar manusia.

Catatan ; sudah tidak bisa di akses

Pantau Informasi Virus Corona di WhatsApp

5. The Wuhan Virus

Pengembang memberikan data berapa angka peningkatan kasus virus corona di tiap negara. Saat ini Italia, Perancis, dan Jerman, ada di urutan tiga teratas.

Pengembang juga menyediakan komparasi seberapa mematikan Covid-19 ketimbang virus-virus lainnya.

Situs ini dibuat oleh pengembang The Base Lab. Pengembang ini mengaku bernama Ken dari HongKong.

Belakangan ia mengaku kurang aktif melakukan pembaruan situs tersebut, namun berjanji untuk melakukan pembaruan empat kali sehari. Lihat juga: Beda Indonesia, Singapura Hingga WHO Hadapi Virus Corona

Aplikasi travelling mudah dan akurat

7. Corona Arrangy

Peta interaktif yang disediakan Arrangy ini juga menyediakan data soal kasus infeksi Covid-19 yang mewabah di berbagai negara.

Menariknya, pengguna bisa melihat detil kasus di tiap negara.

Cukup klik bendera dari negara yang diinginkan, maka pengguna bisa melihat laporan yang ada di tiap kawasan di negara itu.

Pengguna juga bisa memilih untuk melihat laporan kasus pada periode tertentu, misal pada 3 minggu terakhir atau sejak kasus ini bermula.

Arrangy sendiri adalah perusahaan teknologi asal Korea Selatan. Perusahaan ini menyediakan layanan rekomendasi perjalanan berbasis peta

Update 15 Maret 2020 beberapa Aplikasi Pendeteksi Virus Corona sudah mulai hilang dari Google Play dan IOS

Next