SitusNoka

Aplikasi zoom cloud meeting, Aplikasi telekonferensi Zoom, kini tengah menjadi sorotan.

Selain mudah dalam penggunaannya sebenarnya banyak kegunaannya pula.

Dibalik itu semua keamanannya sedang dipertanyakan ?

Aplikasi Zoom

Aplikasi yang akhiri ini banyak digunakan saaat WFH .

Pada umumnya para pengguna menggunakan aplikasi ini untuk melakukan meeting hingga konferensi video dan audio.

Tapi ada hal yang kurang nyaman didengar yakni

Aplikasi Zoom berbahaya, sejauh mana?

Pada dasarnya para Pihak Zoom sendiri mengakui adanya celah keamanan dan mereka berjanji akan memperbaiki dalam 90 hari yang banyak di bicarakan Aplikasi zoom berbahaya.

Ini memang bukan pertama kalinya Zoom memiliki masalah privasi atau keamanan siber.

Pada 2019, aplikasi Zoom ternyata mudah dibajak. Seorang peneliti keamanan menemukan kalau webcam pengguna Zoom bisa dibajak tanpa diketahui.

Electronic Frontier Foundation (EFF) merinci beberapa implikasi privasi lain dari Zoom, termasuk fakta bahwa orang yang pertama melakukan panggilan dapat memantau aktivitas peserta lain dalam panggilan itu.

The Intercept juga melaporkan bahwa aplikasi ini ternyata tidak melakukan enkripsi untuk panggilan video yang dilakukan pengguna. Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh juru bicara Zoom.

Review Android ;

Keamanan Aplikasi Zoom

Menurutnya EFF, sistem keamanan Zoom hanya mengandalkan protokol Transport Layer Security (TLS).

Lacak Pengguna Zoom juga sempat dikritik lagi karena fitur pelacakan peserta konferensi.

Saat diaktifkan, host sebagai pemandu konferensi dapat memeriksa apakah peserta menjauh dari laptop selama panggilan.

Pengguna menyampaikan Kerentanan keamanan Zoom lainnya adalah Zoom ketahuan menginstal server web rahasia dalam laptop Mac pengguna.

  • Zoom juga gagal menghapus server tersebut saat pengguna telah menghapus Zoom.
  • Akibatnya, Apple ikut turun tangan mengatasi hal ini.

2. Zoom Kirim Data ke Facebook Zoom juga dikabarkan diam-diam mengirimkan data ke Facebook tanpa sepengetahuan pengguna.

  • Data tetap dikirim sekalipun pengguna tak punya akun Facebook. Padahal, aplikasi itu tidak membeberkan akan melakukan praktik berbagi data kepada Facebook dalam kebijakan privasinya.
  • Setelah aplikasi diunduh dan digunakan di ponsel atau tablet, aplikasi Zoom bakal terhubung ke Facebook Graph API.

3. Kebijakan privasi Zoom tidak menjelaskan soal jenis pembagian data tersebut. Perusahaan itu hanya mengatakan berbagi data dengan pihak ketiga tanpa menyebutkan nama Facebook secara khusus.

4. Zoom bisa Install Otomatis

Menurut peneliti menemukan Malware bahwa Zoom bisa menginstal aplikasi di Mac tanpa interaksi pengguna.

  • Teknik tanpa interaksi ini sudah juga digunakan oleh malware di macOS.

5. Kasus Zoombombing, hal ini adalah serangan yang dilancarkan hacker berupa gangguan dari luar yang membajak konferensi video dengan mengirim gambar-gambar tidak sepatutnya atau ujaran kebencian disertai ancaman.

Hal inilah yang bisa dikatakan bocornya keamanan Zoom untuk itu zoom harus segera diperbaiki seperti merekam dan memonitor panggilan dan itu tidak disadari para peserta, Celah ini menurut Justin Brookman, Direktur Privasi dan Kebijakan Teknologi di Consumer Reports berbahaya.

Demikian pula sejumlah perusahaan seperti Google dan SpaceX sudah melarang penggunaan aplikasi zoom ini untuk para karyawan dlam computer corporat.

Sedangkan Di Negeri ini Indonsia sejauh ini, belum ada laporan khusus menegenai pelarangan atas pemakaian aplikasi zoom dari kementerian terkait atau pihak-pihak tertentu. Sepertinya aman-aman saja .

Mungkin sudah ada proteksi yang disediakan oleh pihak Zoom

Semoga review Noka ini, menambah wawasan serta meminimaliskan informasi HOAX tentang Aplikasi Zoom berbahaya yang selalu ada disekeliling kita tanpa proteksi.

Nara sumber ; All Media