Waspadai Jenis eMail Phising yang bisa menyusup untuk curi data.

Pelaku kejahatan siber sudah sejak lama mengincar kotak pesan surat elektronik.

Sadar atau tidak mereka memamfaatkan celah email Anda .

Simak Rivew SitusNoka sampai selesai .

Email

Merupakan cara banyak orang memamfaatkan teknologi untuk berkirim pesan serta akses browsing file.

Awalnya Anda menggunakan sebagai suatu keperluan akses data Anda supaya bisa masuk ke setting HP anda.

Namun karena kebutuhan media sosial tidak hanya email pribadi tapi email bisnis.

Namun ada saja yang punya niat tak baik mencuri data Anda.

Untuk itu Anda harus cermati peretas .

Waspadai Jenis eMail Phising

Peretas akan bisa mengakses email pengguna melalui serangan tersebut.

Penjahat siber ini bisa mendapat informasi pribadi bahkan sampai tentang bisnis perusahaan .

Bisa saja menyerang mitra perusahaan berbekal data laporan keuangan tersebut.

Dikutip dari ;

  • Business Email Compromise melalui metode phishing.

Hal ini tentu saja sangat berbahaya jika email mengandung data yang sensitif, misalnya laporan keuangan perusahaan.

Bacalah juga: Perbankan perlu tingkatkan keamanan dari siber

Menurut pakar keamanan di Kaspersky, Roman Dedenok bahwa;

  • Dalam beberapa kasus, studi yang harus di cermati
  • Hal seperti adanya laporan keuangan juga dapat memberikan peluang untuk manipulasi bursa saham.

Review Aplikasi;

Cara mengatasi Phising

Untuk mengetahui Phising,

1. Amati Data otentikasi

Terkadang karyawan juga mengirim informasi login dan kata sandi.

Namun tanpa Anda sadari celah ini bisa berakibat bocornya data.

Ada baiknya saling menjaga akun bersama dengan kata sandi melalui email Perusahaan.

Pesan yang terbuka bisa saja menjadi incaran pereta.,

Bisa mendapatkan tambahan untuk melakukan rekayasa sosial dan meluncurkan serangan lainnya.

Untuk itu masing-masing pengguna memastikan yang masuk email Anda.

2. Notifikasi layanan online di setting

Sekilas pesan seperti ini tidak menarik, namun untuk peretas email

Hal seperti itu menunjukkan layanan apa saja yang digunakan.

Untuk itu pembaruan kebijakan sampai pemberitahuan untuk menyetel ulang kata sandi.

3. Dokumen pribadi

Biasakan Anda menghapus pesan tak dikenal dan hanya menyimpan dokumen penting Anda punya yang terenkripsi

4. Dokumen bisnis

Saat ini Email menjadi tempat pertukaran dokumen perusahaan dengan kolega saat pandemi khususnya sudah tak terbendung.

5. Data pribadi orang lain

Saat Anda mengerjakan tugas selama pandemi juga kegiatan lain akan banyak data tidak sadar.

Seperti email juga menyimpan data pribadi orang lain seperti CV dan pendaftaran.

Segera lakukan dengan menghapus pesan-pesan seperti itu tidak hanya dari kotak masuk.

Pastikan juga dari folder pesan yang terkirim dan pesan yang dihapus.

6. Pastikan pengaman berlapis

Jika Anda sering menggunakan email dengan berbagi aktivitas yag tingkat keamanan super ketat.

Misalkan ;

  • Pisahkan email yang dimiliki sesuai job anda atau nama anda akun.
  • Setiap akun sebaiknya punya tautan/ keterkaitan dengan HP yang berbeda.
  • Gunakan lapisan keamanan tambahan seperti menyalakan autentikasi dua langkah pada email.

Waspadai Jenis eMail Phising yang setiap saat mengintai email Anda .

Kewaspadaan Anda memberikan keamanan data yang ada di email Anda miliki.

Selalu mengecek email disaat waktu luang Anda, berguna menghindari saat Anda butuhkan email Anda tetap Fresh.

Semoga bermamfaat .